SUKMAWATI SOEKARNOPUTRI PINDAHAN AGAMA KE HINDU

Pindah Agama mungkin akan menjadi hal yang biasa jika dilakukan oleh masyarakat yang hanya sebatas dikenal oleh tetangga dan sanak saudara di lingkungan tempat tinggalnya. Lain cerita jika yang melakukan hal tersebut adalah seorang Tokoh terkenal. Ditambah dengan budaya masyarakat kita yang terbiasa dengan selalu menanggapi apapun di dunia maya mulai dari hal receh sampai hal serius. Mereka akan selalu memberikan tanggapan dan opini pribadi terkait apapun yang tengah ramai terjadi. 

Begitu juga dengan salah satu hal yang tengah ramai dibicarakan para Netizen ini adalah kabar tentang Sukmawati Soekarnoputri pindah agama ke hindu. Putri dari Bapak Proklamator Indonesia tersebut, telah menjalani ritual khusus pindah ke agama Hindu yang dilaksanakan di Bali pada hari Selasa 26 Oktober 2021 kemarin. Ritual tersebut bertepatan dengan ulang tahunnya yang menginjak usia ke-70. Dimana Rumah Ibunda Bung Karno yang berada di Buleleng, Bali yang dijadikan lokasi pelaksanaan ritual.

Mendapat tanggapan dari berbagai pihak baik dari tokoh maupun masyarakat umum, Sukmawati Soekarnoputri mengungkapkan adanya alasan kuat tersendiri untuk berpindah agama ke Hindu, dimana awalnya beliau adalah seorang penganut agama Islam. 

Dia menjelaskan, salah satu alasan pindah agama ke Hindu iyalah karena Hindu merupakan agama dari leluhurnya. Ida Ayu Nyoman Rai ibunda Bung Karno atau dengan kata lainnya Nenek dari Sukmawati merupakan seorang penganut agama Hindu. Sukmawati juga menambahkan jika Ia memang sudah memiliki ketertarikan pada agama Hindu sejak lama, dan sampai sekarang selalu mempelajari dan membaca kitab suci umat Hindu.

Tanggapan pedas dan hujatan kerap kali dilontarkan oleh Netizen terkait keputusan pindah agamanya ini. Melihat hal tersebut anak dari Sukmawati, Paundrakarna pasang badan dengan memberikan tanggapan menohok terkait kepindahan agama sang Ibu. 

Paundrakarna mengunggah ulang postingan dari akun Soekarno Center terkait Fakta sesungguhnya Sukmawati pindah agama ke Hindu. Isi unggahan tersebut menjelaskan bahwa Sukmawati memang sudah bertahun-tahun mempelajari tentang Budaya Bali dan kitab Hindu. Selain itu juga gandrung dengan sansekerta. 

Paundrakarna juga memberikan tanggapan yang memperlihatkan dukungan serta pembelaannya pada sang Ibu. Pada dasarnya semua agama, atau kepercayaan, atau keyakinan itu benar. Bahkan ada ageman/agama yang jauh lebih kuno atau lebih Ancient dari yang ada sekarang, dan dari yang kita tau dan kita kenal sampai saat ini. Ujarnya

Iya juga berharap, publik agar lebih dewasa menanggapi ini. Karena menurut pandangan Paundrakarna hal yang dilakukan sang Ibu itu tidaklah salah, selama tidak menjurus ke arah yang negatif, seperti berkawan dengan Iblis. Mengingat setiap orang pastinya memiliki hak untuk memilih apa yang lebih Ia percayai.

Sukmawati sendiri mengaku tak mau ambil pusing jika terjadi polemik terkait keputusan yang telah Ia ambil itu. Masalah keyakinan merupakan pilihan masing-masing individu. Lagipula sebelum memeluk agama hindu, ada perjalanan spiritual panjang yang telah Ia lalu. Tambah Sukmawati. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *