KASUS PENEMBAKAN TAK SENGAJA ALEC BALDWIN

Alexander Rae Baldwin III atau lebih dikenal dengan sebutan nama Alec Baldwin adalah salah satu aktor film, produser, penulis komedi, dan aktivis politik asal Amerika Serikat. Akhir-akhir ini nama Alec Baldwin viral dan menjadi perbincangan banyak orang setelah insiden kecelakaan yang Ia alami. Yaitu insiden penembakan terhadap kru film yang sedang Ia bintangi berjudul “Rust”. Kejadian tersebut terjadi di lokasi syuting pada Kamis 21 Oktober 2021 lalu, dimana Baldwin sedang memainkan peran utamanya. Aktor Alec Baldwin secara tidak sengaja menembak seorang sinematografer yang bernama Halyna Hutchins dan juga melukai seorang sutradara yang bernama Joel Souza di lokasi syuting tersebut.

Sesaat setelah kejadian Hutchins langsung dilarikan ke rumah sakit dengan menggunakan Helikopter, namun nyawa Hutchins tidak bisa terselamatkan akibat luka tembakan yang Ia terima itu. Sedangkan Joel Souza dibawa dengan ambulans dan langsung mendapatkan perawatan.

Tuduhan kriminal mungkin masih diajukan atas insiden penembakan fatal pekan lalu itu, penyelidikan masih terus dilakukan oleh kepolisian setempat, dan juga wawancara para saksi masih berlangsung. Seorang juru bicara dari pihak produksi film mengatakan pada reporter bahwa kecelakaan tersebut dikarenakan kesalahan penembakan dan ketidak sengajaan Baldwin ketika memakai senjata yang menjadi properti dalam film.

Para penyelidik mengatakan bahwa proyektil timah panas telah dikeluarkan dari bahu sutradara, dan tampaknya peluru yang digunakan memang benar-benar peluru tajam yang seharusnya tidak dijadikan sebagai properti dalam pembuatan film.

Setelah mengetahui fakta dari temuan para penyidik tersebut, Sheriff Sante Fe County Adan Mendoza dari kepolisian setempat mengatakan: “Kami menduga senjata tajam serta peluru lainnya akan ditemukan di lokasi syuting, dan kami masih menyelidiki kenapa senjata dan peluru-peluru tersebut bisa sampai ada disana. Padahal seharusnya jenis peluru tajam seperti itu tidak akan bisa dijadikan sebagai properti pembuatan Film.”

Menurut pemaparan para penyidik tersebut senjata yang digunakan itu adalah senjata lawas berjenis revolver  colt 45 antik yang biasa digunakan pada abad ke 19 silam. Insiden ini terjadi di kawasan syuting Bonanza Creek Ranch daerah di dekat Santa Fe yang biasanya digunakan untuk pembuatan film-film Hollywood terkenal.  

Produksi film biasanya memiliki aturan yang ketat terhadap properti yang digunakan, dan penggunaan senjata tajam yang membahayakan pastinya tidak akan mendapat izin untuk digunakan. Namun sejumlah kasus serupa sebenarnya pernah terjadi di masa lampau, salah satunya yang paling terkenal adalah insiden Brandon Lee putra dari sang legendaris Bruce Lee yang tewas ketika pembuatan film “The Crow”. Brandon meninggal setelah ditembak pada saat syuting dengan properti senjata api yang seharusnya tidak terdapat peluru tajam di dalamnya.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *