Warman Nasution |
| Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,6/task,userProfile/user,62/">Administrator</a> | |||||
| Rabu, 14 Januari 2009 13:03 | |||||
|
Warman sempat tak percaya saat banyak investor yang mau memercayakan dananya untuk dipinjamkan ke proyek berbasis industri kreatif. “Saya sampai harus menolak investor karena belum ada proyek baru yang datang,” katanya. Keinginan Warman untuk menjadikan industri kreatif di Indonesia semakin maju dan bisa mandiri juga didorong keprihatinan karena banyak proyek di bidang iklan, konser musik, film dan industri kreatif lainnya yang terkendala modal kerja di awal proyek. “Sulit mengandalkan lembaga keuangan konvensional karena mereka (industri kreatif – Red.) membutuhkan kecepatan waktu,” ujar lulusan Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini. Memulai karier sebagai penyiar radio di Prambors Jakarta, kelahiran 2 Februari 1980 ini banyak bergelut dan berkenalan dengan orang yang beraktivitas di industri kreatif. “Daripada investasi di tanah tapi tidak likuid, atau di saham tapi risiko tinggi, lebih baik di proyek industri kreatif yang nyaris bebas risiko,” ia berujar. Dalam dua tahun ke depan, Warman ingin menjadikan perusahaannya sebagai penghubung antarindustri kreatif agar bisa saling membantu. (swa) URL : http://swa.co.id/primer/siapadia/eksekutif/details.php?cid=1&id=8166
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
Login
CB Login
Who's The Star
Manusia-Manusia Terkaya di Hongkong 2010Majalah Forbes kembali memperbarui survei mereka mengenai orang terkaya di Hongkong. Majalah Forbes Asia melaporkan Li Ka-Shing yang juga Chairman Cheung Kong Holding Ltd sebagai orang terkaya dengan ... Who's The Star | Jumat, 5 Februari 2010 |
Build Your Dream (BYD) : Wang ChuanfuTanpa kapital berarti, hanya dalam 14 tahun Wang Chuanfu mampu mengibarkan diri jadi orang terkaya di Cina. Apa yang membuatnya dikagumi sebagai kombinasi Thomas Edison dan Jack Welch sehingga seorang... Who's The Star | Kamis, 21 Januari 2010 |
Marni: Pengrajin Sulam Usus LampungManusia berhak mengubah nasib masing-masing. Jalan menyulam dipilih Marni Nazarudin (39) pada 2005 dan mengantarkan dirinya menjadi perajin sulaman usus, kerajinan kain khas Lampung, yang terbilang su... Who's The Star | Senin, 18 Januari 2010 |

