Sales meningkat 2000%

Kamis, 29 Januari 2009 14:21
Ada beberapa respons yang saya dapatkan, jika saya mengatakan bahwa penjualan kita bisa meningkat hingga 2.000% dengan menggunakan berbagai strategi yang terdapat dalam Marketing Revolution saya.

Respons itu antara lain "Bohong!", "Tidak mungkin!", "Mustahil!", atau "omong kosong!". Begitulah kiranya pertama kali jawaban yang akan muncul dari pernyataan saya tersebut. Namun, hal itu benar-benar sudah terbukti, bahkan peningkatan penjualan hingga 2.000% tersebut terjadi di saat kondisi resesi!

Peningkatan penjualan tersebut terjadi pada salah satu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Bali.Pada saat terjadi Bom Bali I, sempat terjadi resesi yang di antaranya sangat memukul industri penjualan kredit sepeda motor di seluruh Pulau Dewata tersebut. BPR itu ternyata juga mengalami imbasnya, penjualan sepeda motor yang sebelumnya bisa mencapai 7.000 unit,menurun tajam menjadi 800 unit saja.

Tapi,setelah saya coach dan tentu saja disertai kemauan yang sangat kuat dari pemiliknya untuk bangkit kembali, lewat penerapan sistem produktivitas terkait penghasilan,akhirnya meskipun dalam kondisi resesi sekalipun, hanya dalam waktu lima bulan kemudian, kredit sepeda motornya mengalami kenaikan 2.000%, meski dengan suku bunga tiga kali lipat lebih tinggi dari biasanya.

Langkah awal yang harus dilakukan adalah dengan mengadakan pembenahan dari para pemasarnya,mereka dijelaskan dengan detail mengenai penerapan sistem produktivitas berkait dengan penghasilan yang hasilnya akan sangat menguntungkan pula bagi mereka. Selain itu, dilakukan perubahan format iklannya karena sebelumnya telah dibuat berbagai iklan untuk meningkatkan penjualan dengan memberikan berbagai hadiah menarik, di antaranya sepeda motor, tetapi ternyata hasilnya tidak efektif.

Meskipunsebelumnya pemilik bank tersebut memberikan penjelasan bahwa penurunan penjualan diakibatkan terjadinya resesi di Bali, sekali lagi saya menegaskan bahwa di balik semua resesi pasti ada peluang, selalu ada perusahaan atau orang yang menjadi semakin dahsyat dan menjadi kaya raya secaracepat.

Karena itu,pada saat itu saya minta BPR tersebut harus menerapkan USP (Ultimate advantage,Sensational offer, Powerful promise) dalam setiap kegiatan pemasaran yang dilakukannya. Dari sisi usaha pemasaran, diupayakan cara mendatangkan calon konsumen sebanyak mungkin terlebih dahulu.

Maka, harus dibuat suatu iklan yang sensasional, misalnya "Kredit sepeda motor dari BPR kami, cicilan per hari cukup Rp19.900,dan hanya dalam tempo dua tahun sepeda motor menjadi milik Anda. Jauh lebih murah daripada Anda menyewa sepeda motor per hari Rp30.000". Dalam iklan tersebut sebenarnya ada yang "gelap",di antaranya berapa besar sebenarnya uang mukanya? Berapa bunganya?

Sepeda motornya merek apa? Akan tetapi, sudah terbukti bahwa banyak sekali orang yang tertarik dengan iklan seperti itu. Begitu para calon konsumen itu datang di BPR tersebut, harus dibuatkan suatu program penjualan agar mereka mau menjadi konsumen, yaitu dengan tiga jurus, yaitu "Ada", "Bisa", dan "Boleh".

Pada saat calon konsumen tersebut datang,tiba tiba menanyakan apakah syarat kreditnya harus mengambil waktu dua tahun? Apakah uang mukanya harus Rp2 juta? Kalau saya hanya memberikan uang muka satu Rp1 juta, bisa atau tidak? Maka, karyawan yang menangani hal tersebut harus dilatih agar dengan cepat menjawab, "Bisa, tetapi waktu peminjamannya diperpanjang menjadi tiga tahun.".

Sementara jika ada yang menanyakan kalau tidak memakai uang muka, boleh tidak? Maka, harus segera dijawab, "Boleh, tetapi kalau tidak memakai uang muka tidak bisa memakai cicilan uang harian. Caranya, Anda bisa mengangsur 12 kali dan setiap bulannya mencicil Rp1 juta, bisa kan Pak? Jika bisa,cukup dengan membayar angsuran pertama sebesar Rp1 juta, maka sepeda motor boleh dibawa pulang.".

Lalu, jika calon konsumen itu menjawab, "Wah, tetapi saat ini saya belum mempunyai uangnya," maka kita harus bisa memberikan alternatifnya, seperti, "Tetapi, Bapak nantinya bisa mengangsur Rp 1 juta tiap bulan kan? Kalau memang bisa, silakan Bapak tanda tangani form ini terlebih dulu.Jadi, pada saat nanti Bapak memberikan angsuran pertamanya, sepeda motor akan segera kami kirim."

Demikian antara lain cara-cara untuk meningkatkan penjualan hingga 2.000%. Terus ikuti artikel saya karena telah banyak orang mendapatkan hasil yang sangat dahsyat dengan mempraktikkan apa yang telah saya ajarkan dalam Marketing Revolution saya. Giliran anda pula untuk segera take action dan mendapatkan hasil yang dahsyat.(*)

Tung Desem Waringin
Pelatih Sukses No 1 di Indonesia The most Powerful People and Ideas in Business 2005
Comments
Search
weddinginvitation  - wedding invitation etiquette   |Publisher |2010-08-09 04:20:48
If you do not wish young children to attend your wedding, cheap prom dresses

,cheap prom dresses,medium

hairstyles
be subtle when addressing your wedding invitations. Leave the children's
names off the 

invitations to get the message across to your guests
rather than saying ‘no children’.  Also, let your

close friends and
family know that you are not inviting children to your wedding so that
they can help spread

the word.
fulllacewigs  - cheap wedding invitations   |Publisher |2010-08-09 04:26:32
Consider buying special pre-designed 'wedding' stamps from your lace wigs

,full lace wigs,lace front wigs

local post office for all your wedding stationary. Australia post also
has the facility to personalise your

wedding stamps and have
your own image printed on postage stamps. Whether you use
wedding-based stamps or

ordinary stamps, ensure that each card is
pre-addressed .
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Login

CB Login

 

Who's The Star

Manusia-Manusia Terkaya di Hongkong 2010

Majalah Forbes kembali memperbarui survei mereka mengenai orang terkaya di Hongkong. Majalah Forbes Asia melaporkan Li Ka-Shing yang juga Chairman Cheung Kong Holding Ltd sebagai orang terkaya dengan ...

Who's The Star | Jumat, 5 Februari 2010

Build Your Dream (BYD) : Wang Chuanfu

Tanpa kapital berarti, hanya dalam 14 tahun Wang Chuanfu mampu mengibarkan diri jadi orang terkaya di Cina. Apa yang membuatnya dikagumi sebagai kombinasi Thomas Edison dan Jack Welch sehingga seorang...

Who's The Star | Kamis, 21 Januari 2010

Marni: Pengrajin Sulam Usus Lampung

Manusia berhak mengubah nasib masing-masing. Jalan menyulam dipilih Marni Nazarudin (39) pada 2005 dan mengantarkan dirinya menjadi perajin sulaman usus, kerajinan kain khas Lampung, yang terbilang su...

Who's The Star | Senin, 18 Januari 2010

Links

feed image