Teknologi "Digital Signage" untuk Advertising |
| Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,26/task,userProfile/user,88/">arinosan</a> | |||||||||||||||||
| Kamis, 22 Oktober 2009 09:59 | |||||||||||||||||
|
Semakin meningkat kebutuhan dunia usaha untuk mengiklankan produknya secara efektif membuat pesatnya pertumbuhan teknologi di dunia periklanan. "`Digital signage` merupakan sebuah tampilan elektronik yang dipajang pada tempat umum dan menjadi sebuah media periklanan yang efektif," kata Direktur LimeSoda CV Kreatif Komunikasi Indonesia, Daniesh Musthafa di Denpasar, Rabu. Di sela memperkenalkan media tersebut, ia mengatakan, media yang menggunakan "digital signage" masih sangat jarang di Indonesia, berbeda dengan di China memiliki "media display" yang jumlahnya mencapai 100 ribu unit. Karena itu, pihaknya sebagai sebuah perusahaan yang bergerak dibidang komunikasi kreatif melakukan terobosan dengan memperkenalkan media ini kepada masyarakat Indonesia. "Ini merupakan produk baru untuk dunia periklanan atau advertesing. Selama ini di Indonesia, pengiklan lebih banyak memasang iklan di koran, majalah maupun melalui baliho," katanya. Ia mengatakan, memasang iklan pada media bergerak yang interaktif jauh lebih menarik di dunia pemasaran. Sebab media semacam ini bisa lebih persuasif dan mampu membius penontonnya dibanding bila mereka melihat citra diam. Hanya saja saat ini, kata Daniesh, pemasang iklan perlu mengeluarkan dana yang lebih tinggi jika ingin membuat iklan bergerak maupun memasangnya. "Kami tawarkan melalui `digital signage` merupakan cara baru untuk memasarkan produk lewat iklan bergerak yang lebih murah dan efektif" ucapnya. Sistemnya lebih mudah dibandingkan beriklan di televisi dan dana yang dibutuhkan juga lebih sedikit. Misalnya untuk 15 detik, pengiklan membayar Rp5 juta per bulan masa tayang. Dengan dana sebesar itu, frekuensi penayangannya per hari lebih banyak dibandingkan di televisi, karena media ini khusus diperuntukkan bagi pemasang iklan. "Media ini beroperasi mulai pukul 10.00 hingga 23.00 waktu setempat. Untuk di Bali perangkat televisi berteknologi terbaru dengan ukuran 19-52 inchi telah terpasang di lokasi strategis di 27 titik di antaranya pusat pembelajaan Tiara Dewata, Circle K dan Celluler City," katanya. (Antara)
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||||||||||||
Login
CB Login
Who's The Star
Manusia-Manusia Terkaya di Hongkong 2010Majalah Forbes kembali memperbarui survei mereka mengenai orang terkaya di Hongkong. Majalah Forbes Asia melaporkan Li Ka-Shing yang juga Chairman Cheung Kong Holding Ltd sebagai orang terkaya dengan ... Who's The Star | Jumat, 5 Februari 2010 |
Build Your Dream (BYD) : Wang ChuanfuTanpa kapital berarti, hanya dalam 14 tahun Wang Chuanfu mampu mengibarkan diri jadi orang terkaya di Cina. Apa yang membuatnya dikagumi sebagai kombinasi Thomas Edison dan Jack Welch sehingga seorang... Who's The Star | Kamis, 21 Januari 2010 |
Marni: Pengrajin Sulam Usus LampungManusia berhak mengubah nasib masing-masing. Jalan menyulam dipilih Marni Nazarudin (39) pada 2005 dan mengantarkan dirinya menjadi perajin sulaman usus, kerajinan kain khas Lampung, yang terbilang su... Who's The Star | Senin, 18 Januari 2010 |
