Iklan Corporate Bersama Teh Botol, Dua Kelinci dan Sido Muncul |
| Rabu, 17 Juni 2009 09:36 | |||||
|
Joseph Sosrodjojo, Presdir Sinar Sosro sepakat dengan Irwan. Dia menyebutkan, selain aspek marketing, iklan ini juga punya nilai nasionalisme. Menurutnya, kecintaan terhadap produk dalam negeri harus ditanamkan dalam-dalam dilubuk hati masyarakat Indonesia. “Karena dengan cara seperti itu lah ekonomi nasional dapat terus bergulir,” ujarnya. Irwan menyebutkan, tujuan dari iklan ini bukan lah untuk menghemat budget. Lebih dari itu, iklan ini lebih ditujukan untuk mendukung upaya pemerintah dalam menggalakkan produk dalam negeri. Dia mengatakan, dalam kondisi krisis seperti saat ini, seharusnya pengusaha nasional tidak perlu terlalu khawatir, karena Indonesia punya potensi yang snagat besar. Populasi penduduk yang besar merupakan salah satu daya tangkal ekonomi nasional terhadap krisis tersebut. “Krisis yang sekarang ini kan sebenarnya terjadi jauh di Amerika, tidak seharusnya kita terlalu khawatir kalau kita bisa memanfaatkan potensi pasar lokal kita. Apalagi Indonesia juga bukan lah negara yang sangat bergantung pada ekspor,” ujarnya. Irwan mengatakan, dia juga tidak khawatir bahwa iklan ini akan menjadi proyek hambur-hambur uang semata, karena dari sudut pandang pemasaran pun iklan ini akan memberikan dampak yang bagus bagi pemasaran ketiga produk ini. “Ini adalah iklan bersama pertama yang pernah ada. Biasanya, kalau yang pertama itu selalu diingat konsumen,” ujarnya.
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
Login
CB Login
Who's The Star
Manusia-Manusia Terkaya di Hongkong 2010Majalah Forbes kembali memperbarui survei mereka mengenai orang terkaya di Hongkong. Majalah Forbes Asia melaporkan Li Ka-Shing yang juga Chairman Cheung Kong Holding Ltd sebagai orang terkaya dengan ... Who's The Star | Jumat, 5 Februari 2010 |
Build Your Dream (BYD) : Wang ChuanfuTanpa kapital berarti, hanya dalam 14 tahun Wang Chuanfu mampu mengibarkan diri jadi orang terkaya di Cina. Apa yang membuatnya dikagumi sebagai kombinasi Thomas Edison dan Jack Welch sehingga seorang... Who's The Star | Kamis, 21 Januari 2010 |
Marni: Pengrajin Sulam Usus LampungManusia berhak mengubah nasib masing-masing. Jalan menyulam dipilih Marni Nazarudin (39) pada 2005 dan mengantarkan dirinya menjadi perajin sulaman usus, kerajinan kain khas Lampung, yang terbilang su... Who's The Star | Senin, 18 Januari 2010 |


