|
Sabtu, 07 Maret 2009 18:43 |
 Dunia menyambut gembira kemenangan Barack Obama sebagai presiden ke-44 Amerika Serikat (AS) pada 4 November 2008. Yang terbukti berperan besar dalam keberhasilan Obama adalah strategi marketing komunikasi kampanyenya yang ”menggigit”, inspiratif, inovatif, dan berkesinambungan. Begitu sukses taktik …
|
|
Selasa, 03 Februari 2009 13:45 |
 Dia tokoh periklanan Indonesia. Bahkan pantas digelari legenda hidup periklanan Indonesia. Ken, panggilan akrab Kenneth Tjahjady Sudarto, salah seorang perintis periklanan Indonesia. Pendiri Matari Advertising, ini memulai usahanya dari garasi di kawasan Cideng sampai memiliki gedung megah Puri Mata…
|
|
|
Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,18/task,userProfile/user,62/">A. Mohammad BS</a>
|
|
Selasa, 27 Januari 2009 23:38 |
|
Meskipun pertumbuhan belanja iklan di Indonesia merupakan kedua tertinggi setelah Cina, namun sekitar 53,7% dari pemirsa TV Indonesia menggunakan jeda iklan untuk melakukan aktivitas lain. Dan, 53% dari mereka selalu berganti saluran selama jeda iklan.
Temuan tersebut diperoleh dari riset yang dilakukan perusahaan komunikasi Lowe Indonesia bekerja sama dengan perusahaan penelitian Prompt. Riset tersebut bersifat kuantitatif dan berskala nasional. Metodenya melalui wawancara langsung terhadap 2.086 konsumen yang berasal dari perkotaan dan pedesaan, pria dan wanita dari semua kelas sosial dan ekonomi dan tingkat pendidikan. Temuan tersebut cukup mengejutkan, terutama karena 54% dari belanja iklan tahun lalu sebenarnya disalurkan ke stasiun-stasiun TV di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Ini menunjukkan perlawanan terhadap iklan di Indonesia cukup kuat, meskipun lebih rendah dibandingkan dengan di Cina (75%). Namun, dari temuan itu ada benang merah yang mesti diperhatikan insan periklanan, yakni perlunya teknik periklanan yang lebih baik. Tentunya, bisa dengan mempertimbangkan temuan-temuan lain dari riset ini yang menunjukkan bahwa: 80,47% pemirsa TV menyatakan menyukai iklan yang lucu dan 66% lebih menyukai iklan yang memberikan lebih banyak informasi mengenai produk yang diiklankan. Selain itu, temuan Lowe juga menunjukkan bahwa 74% pemirsa Indonesia menonton berita kriminal, 66% menonton sinetron, 54% menonton tayangan misteri dan 53% menonton infotainment dan reality show. Uniknya, riset tersebut juga mengungkapkan bahwa sepertiga pemirsa TV mengaku menonton seluruh tayangan, entah mereka menyukai atau tidak. Hal ini mengisyaratkan bahwa pemirsa TV Indonesia semua acara tersebut karena tidak memperoleh program-program TV alternatif yang bermutu. Kenyataan ini sebagai wake up call bagi produser TV program, baik independen maupun in-house, bahwa penonton Indonesia mencari isi program yang baru.
(swa) .links { font-family: Verdana, Helvetica, sans-serif; color: #B50000; text-decoration: none; } .links:hover { font-family: Verdana, Helvetica, sans-serif; color: #B50000; text-decoration: underline; } .normal { font-family: Verdana, Helvetica, sans-serif; font-size: 8pt; color: #000000 } URL : http://swa.co.id/primer/pemasaran/advertising/details.php?cid=1&id=2234
|
|
Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,18/task,userProfile/user,62/">Eddy Dwinanto Iskandar</a>
|
|
Selasa, 27 Januari 2009 23:35 |
|
Untuk lebih meningkatkan awareness produk dan meningkatkan jumlah nasabahnya, BCA menggandeng Sports Media Indonesia, spesialis komunikasi periklanan yang pertama kali menggunakan lingkungan olahraga sebagai ruang beriklan, untuk mempromosikan Gebyar Tahapan BCA (GTB). Sports Media Indonesia merupakan bagian dari Sports Media Asia yang bergerak di beberapa negara seperti Singapore dan Malaysia. Sports Media Indonesia membidik kalangan golfer dengan menciptakan 3 produk utama di driving range, yaitu: distance markers, ball buckets, dan bay dividers. BCA merupakan consumer product yang pertama kali menggunakan bay dividers yang ada di golf driving range sebagai sarana komunikasi program GTB-nya. Pemasangan bay dividers GTB ini diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi golfer yang menjadi salah satu sasaran utama program undian berhadiah ini. Penempatan yang tepat, dengan bahasa keseharian golfer, diharapkan GTB akan mampu menyedot perhatian nasabah dalam meningkatkan saldo tabungannya .
(swa) URL : http://swa.co.id/primer/pemasaran/advertising/details.php?cid=1&id=8332
|
|