|
Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,3/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>
|
|
Kamis, 22 Oktober 2009 10:03 |
Seorang salesperson harus mempunyai time management skill yang baik, sehingga mereka dapat memperoleh hasil yang optimal. Seringkali salesperson menghabiskan waktu untuk aktivitas yang kurang penting, sehingga hasil yang dicapai kurang optimal. Lalu seperti apa seharusnya time management seorang salesperson? Pada dasarnya, terdapat tiga aktivitas dalam time management skill yang merupakan prioritas utama bagi seorang salesperson, dan seharusnya Anda membagi waktu menjadi porsi yang sama bagi ketiga aktivitas ini. Aktivitas Marketing Aktivitas yang merupakan skill pertama dari time management skill ini adalah aktivitas Marketing. Dimana Anda sebagai seorang salesperson juga melaksanakan kegiatan pemasaran, seperti networking, menyiapkan proposal penawaran, mengirimkan newsletter, membuat sales appointment, hingga melakukan panggilan follow-up. Selain itu, sebagai seorang salesperson Anda sudah seharusnya mempelajari tentang Marketing. Sediakan waktu luang dalam sehari untuk mempelajari Marketing, baik itu melalui buku, CD, kursus kilat, hingga lewat internet. Selagi Anda belajar, Anda juga dapat mempraktekkannya sedikit demi sedikit, sehingga perlahan Anda akan menikmati hasilnya. Aktivitas Selling Selling adalah aktivitas utama, yang juga berpotensi menghasilkan pendapatan bagi salesperson. Aktivitas ini meliputi meluangkan waktu dengan klien serta meluangkan waktu untuk membangun produk atau layanan lainnya yang berpotensi memberikan penghasilan. Aktivitas ini meliputi antara lain mengembangkan diri (personal development), planning jangka pendek dan jangka panjang, meningkatkan skill yang Anda miliki, hingga mengembangkan bisnis. Waktu yang Anda luangkan untuk planning hingga meningkatkan skill akan menjadi investasi yang bermanfaat di masa depan. Aktivitas Service Aktivitas yang terakhir adalah servicing atau melayani, dimana sebagian besar salesperson menghabiskan waktunya untuk aktivitas yang satu ini. Aktivitas ini bagian dari CRM, yang meliputi antara lain membalas panggilan telepon pelanggan, membalas surat atau email, hingga pekerjaan kantoran seperti mengatur dokumen-dokumen pelanggan. Sebaiknya Anda meminimalisir aktivitas ini, supaya dapat lebih meluangkan waktu untuk dua kategori awal yang lebih berpotensi untuk meningkatkan pendapatan Anda. Dari seluruh aktivitas tersebut, lalu mana yang bisa Anda delegasikan kepada orang lain, supaya Anda dapat berkonsentrasi pada aktivitas yang mampu memaksimalkan investasi? 1. Akuisisi pelanggan: Cold call bisa membuat aktivitas Anda menjadi tidak efektif, sehingga lebih baik Anda mendelegasikannya kepada orang lain. Selain itu, kini banyak perusahaan telemarketing, dan ahli internet marketing yang mampu mengerjakan aktivitas ini untuk Anda, bahkan lebih baik. Dengan proses dan materi yang dirancang dengan baik, maka Anda akan mampu memperoleh pelanggan dengan lancar. 2. Administrasi Tentunya Anda tidak perlu mengerjakan seluruh pekerjaan administrasi sendiri. Delegasikanlah sebagian yang kira-kira bisa dikerjakan oleh orang lain. Dengan begitu, waktu Anda bisa dimanfaatkan untuk aktivitas yang lebih penting, seperti networking ataupun membuat janji pertemuan. 3. Customer Service Customer service juga penting untuk mempertahankan tingkat penjualan, namun pekerjaannya lebih bersifat administrative, sehingga Anda dapat mendelegasikannya kepada orang lain. Terutama untuk pekerjaan rutin seperti membalas email, telepon, dan lainnya. Intinya, sebagai seorang salesperson, Anda harus memanfaatkan waktu secara optimal untuk dapat memetik hasil yang maksimal. Kuncinya adalah, menelaah prioritas aktivitas serta melakukan delegasi aktivitas. Dengan berfokus pada itu, Anda akan menemukan bahwa investasi waktu Anda memberikan hasil yang optimal. Sumber: salesopedia.com, entrepreneur.com, fromtheheartsalestraining.com, dan sumber lainnya.
|
|
|
Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,3/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>
|
|
Kamis, 22 Oktober 2009 09:59 |
Semakin meningkat kebutuhan dunia usaha untuk mengiklankan produknya secara efektif membuat pesatnya pertumbuhan teknologi di dunia periklanan.
"`Digital signage` merupakan sebuah tampilan elektronik yang dipajang pada tempat umum dan menjadi sebuah media periklanan yang efektif," kata Direktur LimeSoda CV Kreatif Komunikasi Indonesia, Daniesh Musthafa di Denpasar, Rabu.
Di sela memperkenalkan media tersebut, ia mengatakan, media yang menggunakan "digital signage" masih sangat jarang di Indonesia, berbeda dengan di China memiliki "media display" yang jumlahnya mencapai 100 ribu unit.
Karena itu, pihaknya sebagai sebuah perusahaan yang bergerak dibidang komunikasi kreatif melakukan terobosan dengan memperkenalkan media ini kepada masyarakat Indonesia.
"Ini merupakan produk baru untuk dunia periklanan atau advertesing. Selama ini di Indonesia, pengiklan lebih banyak memasang iklan di koran, majalah maupun melalui baliho," katanya.
Ia mengatakan, memasang iklan pada media bergerak yang interaktif jauh lebih menarik di dunia pemasaran. Sebab media semacam ini bisa lebih persuasif dan mampu membius penontonnya dibanding bila mereka melihat citra diam.
Hanya saja saat ini, kata Daniesh, pemasang iklan perlu mengeluarkan dana yang lebih tinggi jika ingin membuat iklan bergerak maupun memasangnya.
"Kami tawarkan melalui `digital signage` merupakan cara baru untuk memasarkan produk lewat iklan bergerak yang lebih murah dan efektif" ucapnya.
Sistemnya lebih mudah dibandingkan beriklan di televisi dan dana yang dibutuhkan juga lebih sedikit. Misalnya untuk 15 detik, pengiklan membayar Rp5 juta per bulan masa tayang.
Dengan dana sebesar itu, frekuensi penayangannya per hari lebih banyak dibandingkan di televisi, karena media ini khusus diperuntukkan bagi pemasang iklan.
"Media ini beroperasi mulai pukul 10.00 hingga 23.00 waktu setempat. Untuk di Bali perangkat televisi berteknologi terbaru dengan ukuran 19-52 inchi telah terpasang di lokasi strategis di 27 titik di antaranya pusat pembelajaan Tiara Dewata, Circle K dan Celluler City," katanya.
(Antara)
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
|
Halaman 9 dari 31 |