Sales & Marketing

Djarum Black menggunakan New Wave Marketing

Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,3/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>   
Kamis, 22 Oktober 2009 09:57

New Wave Marketing Award untuk bulan Juli diperoleh Djarum Black dari MarkPlus atas keberhasilan mereka mengintegrasikan kampanye pemasaran online maupun offline berbasis komunitas sehingga brand Djarum Black menancap kuat pada benak target market. Award ini diberikan pada di sela-sela acara MarkPlus Dinner Seminar yang diselenggarakan semalam di Four Seasons Hotel Jakarta. Bagaimana kunci keberhasilan Djarum Black ini?

Kunci keberhasilan Djarum Black ada pada transformasi dari vertical menjadi horizontal. Jika awalnya Djarum Black mengambil pendekatan vertical, yakni melalui mass communication dan kerativitas pada iklannya, transformasi menjadikan Djarum Black masuk ke pendekatan horizontal, yakni komunitas.

Sehingga, hal ini menjadikan Djarum Black sebagai pemasar yang mengusung prinsip New Wave Marketing, dimana terjadi pergeseran yang mendasar, integrasi antara offline dan online serta low budget high impact.

Perjalanan brand Djarum Black dimulai pada tahun 2001. Menurut Raymond Portier, Brand Manager Djarum Black, membangun brand ini memang butuh waktu, dan tidak ada yang instan. Pada saat itu, iklan Djarum Black memang diterima dengan baik oleh masyarakat, namun tidak demikian untuk produknya.

Sejak awal, Djarum Black mengusung positioning ‘inovatif dan kreatif’, dan ini tercermin pada iklan-iklan mereka. Kemudian sejak tahun 2004, Djarum meluncurkan produk baru yakni Djarum Black Capuccino, yang mengadopsi pendekatan marketing yang berbeda, dan nyatanya penerimaan masyarakat juga cukup bagus.

Djarum Black memanfaatkan kekuatan komunitas untuk aktivitas pemasaran mereka. Djarum Black meluncurkan program Auto Blackthrough, yang mengedepankan forum (www.autoblackthrough.com) dan kegiatan bagi target market mereka. Salah satu kegiatan andalannya adalah kontes modifikasi otomotif yang juga telah memperoleh akreditasi dari National Custom Car Association (NCCA) yang berbasis di Amerika Serikat.

Event lainnya antara lain adalah ‘Djarum Black Car Community Blacking Up The City’ dimana mereka yang mengendarai mobil berwarna hitam melakukan konvoi di berbagai kota besar Indonesia mulai dari Jakarta hingga Makassar, Manado, Denpasar, Medan, Pontianak, Surabaya, Balikpapan, Semarang dan Bandung.

Kemudian, sesuai dengan positioning ‘inovatif dan kreatif’, Djarum Black juga menyelenggarakan Black Innovation Awards yang ditujukan untuk memunculkan inovasi yang nantinya dapat merangsang masyarakat untuk mengembangkan penemuan tersebut melalui desain alat inovatif yang berguna. Saat ini sudah terpilih 20 finalis, dan Grand Final rencananya akan dilangsungkan pada tanggal 9 Agustus di Cilandak Town Square.

Serangkaian usaha tersebut nyatanya berhasil dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penjualan Djarum Black. Pendekatan pemasaran yang diambil Djarum Black juga menjadikan mereka pemenang New Wave Marketing Award dari MarkPlus kali ini.

 

Sumber: http://vibizmanagement.com

 

 

Top 10 Brand di Dunia

Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,3/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>   
Jumat, 09 Oktober 2009 08:04
top_10_brandKonsumer kehilangan kepercayaan atas sejumlah produk pada tahun ini. Pasalnya, krisis global telah membuat perusahaan melakukan kebijakan ketat.Untuk mengetahuinya, sebuah perusahaan riset pemasaran berskala global, Interbrand, kembali melakukan penelitian atas citra produk di mata konsumen.Hasilnya…
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 10 dari 31

Login

CB Login

 
Baner

Who's The Star

Manusia-Manusia Terkaya di Hongkong 2010

Majalah Forbes kembali memperbarui survei mereka mengenai orang terkaya di Hongkong. Majalah Forbes Asia melaporkan Li Ka-Shing yang juga Chairman Cheung Kong Holding Ltd sebagai orang terkaya dengan ...

Who's The Star | Jumat, 5 Februari 2010

Build Your Dream (BYD) : Wang Chuanfu

Tanpa kapital berarti, hanya dalam 14 tahun Wang Chuanfu mampu mengibarkan diri jadi orang terkaya di Cina. Apa yang membuatnya dikagumi sebagai kombinasi Thomas Edison dan Jack Welch sehingga seorang...

Who's The Star | Kamis, 21 Januari 2010

Marni: Pengrajin Sulam Usus Lampung

Manusia berhak mengubah nasib masing-masing. Jalan menyulam dipilih Marni Nazarudin (39) pada 2005 dan mengantarkan dirinya menjadi perajin sulaman usus, kerajinan kain khas Lampung, yang terbilang su...

Who's The Star | Senin, 18 Januari 2010

Links

feed image