Citigroup Membuat Khawatir Sektor Perbankan |
| Sabtu, 28 Februari 2009 08:43 | |||||
Seakan kembali menghadapi bulan tanpa pengampunan, nilai saham di bursa Wall Street, New York, merosot tajam dalam penutupan transaksi akhir bulan ini. Langkah Citigroup Inc. untuk menyerahkan sejumlah besar sahamnya ke pemerintah AS kembali mengipas bara kekhwatiran pasar terhadap kemungkinan bertambahnya perbankan yang terlilit kredit macet. Pasar juga dibuat khawatir oleh langkah General Electric Co. mengurangi dividen kuartalnya hingga 68 persen. Keputusan yang diambil oleh Citigroup Inc. dan General Electric Co. telah menjadi pemicu kemerosotan indeks industrial Dow Jones hingga 119 poin. Indeks Dow Jones turun 119,15 atau 1,7 persen menjadi 7.062,93. Sejumlah indeks terkemuka lainnya juga merosot. Indeks The S&P 500 turun 17,74 atau 2,4 persen menjadi 735,09 dan indeks gabungan Nasdaq turun 13,63 atau 1 persen menjadi 1.377,84. Penurunan Dow Jones sebesar 11,7 persen selama Februari merupakan terburuk sejak 1993 saat merosot 15,6 persen. Penurunan Dow Jones bulan ini merupakan penurunan ke-6 kali berturut-turut. Sebelum bel transaksi dibunyikan di bursa Wall Street, pihak Citigroup menyampaikan kesepakatan yang telah tercapai antara pemerintah AS dan investor swasta termasuk pemerintah Singapura dan Pangeran Arab Saudi Alwaleed Bin Talal untuk mengonversi saham preferent mereka di bank bermasalah ini ke saham biasa. Rencana itu tidak memerlukan dana tambahan dari pemerintah AS yang memegang 8 persen saham Citigroup. Pemerintah AS akan memiliki 36 persen saham Citigroup dengan adanya rencana pelepasan saham.
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
Login
CB Login
Who's The Star
Manusia-Manusia Terkaya di Hongkong 2010Majalah Forbes kembali memperbarui survei mereka mengenai orang terkaya di Hongkong. Majalah Forbes Asia melaporkan Li Ka-Shing yang juga Chairman Cheung Kong Holding Ltd sebagai orang terkaya dengan ... Who's The Star | Jumat, 5 Februari 2010 |
Build Your Dream (BYD) : Wang ChuanfuTanpa kapital berarti, hanya dalam 14 tahun Wang Chuanfu mampu mengibarkan diri jadi orang terkaya di Cina. Apa yang membuatnya dikagumi sebagai kombinasi Thomas Edison dan Jack Welch sehingga seorang... Who's The Star | Kamis, 21 Januari 2010 |
Marni: Pengrajin Sulam Usus LampungManusia berhak mengubah nasib masing-masing. Jalan menyulam dipilih Marni Nazarudin (39) pada 2005 dan mengantarkan dirinya menjadi perajin sulaman usus, kerajinan kain khas Lampung, yang terbilang su... Who's The Star | Senin, 18 Januari 2010 |
Seakan kembali menghadapi bulan tanpa pengampunan, nilai saham di bursa Wall Street, New York, merosot tajam dalam penutupan transaksi akhir bulan ini. Langkah Citigroup Inc. untuk menyerahkan sejumlah besar sahamnya ke pemerintah AS kembali mengipas bara kekhwatiran pasar terhadap kemungkinan bertambahnya perbankan yang terlilit kredit macet. 
