|
Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,13/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>
|
|
Kamis, 26 November 2009 19:55 |
Rumah Kos sudah sejak lama menjadi lahan investasi bisnis yang menguntungkan dan masih tetap menarik hingga saat ini. Namun jika tidak cermat dan tidak tahu bagaimana memanfaatkan investasi ini, bisnis rumah kos bisa tidak berhasil. Rumah kos dapat menjadi passive income bagi sang pemilik tanpa harus mengeluarkan banyak dana. Misalnya jika sebuah rumah dibeli dengan cicilan, kita bisa mendapatkan biaya untuk membayar cicilan dengan menjadikannya rumah kos.
Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam memulai bisnis rumah kos, yaitu :
1. Menggunakan Bank dalam pendanaan. Peranan bank disini adalah : * Sebagai sumber pendanaan * Sebagai rekan kerja yang membantu pengecekan dan keabsahan surat-surat rumah * Membantu mempermudah penghitungan biaya, termasuk biaya desain kamar yang dapat disesuaikan dengan budget.
2. Lokasi yang strategis. Lokasi disini tergantung pada pasar yang diinginkan. Apakah pasarnya karyawan, buruh atau mahasiswa. Jika pasarnya mahasiswa, carilah lokasi yang berada sedekat mungkin dengan kampus. Jika pasarnya karyawan, carilah lokasi di dekat daerah perkantoran. Strategis juga berarti mudah dijangkau dengan kendaraan umum. Jangan memilih lokasi yang rawan banjir!
3. Desain Semakin luas kamar, semakin banyak fasilitas maka akan semakin mahal harga sewa sebuah kamar kos. Sesuaikan desain kamar dengan luas bangunan dan perhatikan kenyamanan penyewa.
4. Faktor keamanan baik dari luar maupun dari dalam adalah faktor utama yang sangat penting untuk kelangsungan rumah kos. Jika sekali dikenal tidak aman, rumah kos akan langsung kehilangan pelanggan dan mempunyai citra yang buruk. Untuk mengatasi ancaman keamanan dari luar, rumah kos disarankan memiliki penjaga kos serta membuat peraturan-peraturan bagi penyewa kos agar tidak mengganggu lingkungan. Contohnya seperti : tidak menyalakan musik terlalu keras, tidak menerima tamu diatas pukul 22.00, dan sebagainya. Sedangkan untuk faktor keamanan dari dalam, pemilik kos harus menyeleksi calon penghuni kos agar tempat kosnya tidak menjadi sarang narkoba, tempat pelacuran dan sebagainya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara meminta kartu identitas calon penghuni dan melapor keberadaan calon penghuni pada ketua RT setempat.
Untuk meningkatkan pendapatan dari uang sewa kos, ada beberapa tips berikut:
* Cobalah untuk meminimalkan penggunaan listrik dengan memilih market karyawan karena karyawan lebih banyak berada di kantor daripada di rumah kos, dibandingkan dengan mahasiswa. Penghematan listrik juga dapat dilakukan dengan membuat bak penampung air yang besar.
* Untuk meningkatkan harga sewa kamar dengan memberikan fasilitas yang lebih dan bisa digunakan secara bersama seperti TV Cable, Hot Spot, dll
* Bukalah usaha sampingan untuk menambah pemasukan, seperti : laundry service, warung makan atau catering untuk penghuni kos.
Contoh Perhitungan Berinvestasi Pada Rumah Kos : Sebuah rumah dijual seharga Rp. 300.000.000. Rumah tersebut sebelumnya adalah rumah kos dengan 15 kamar yang telah tersewa semua. Harga sewa per kamar Rp. 400.000 per bulan. Anda ingin berinvestasi dengan membeli rumah kos tersebut, perhitungannya adalah sebagai berikut :
DP Rp. 60.000.000 , Pinjaman Rp. 240.000.000 dengan KPR. Bunga 12%, cicilan Rp. 2.936.500 per bulan, jangka waktu pinjaman 15 tahun. Jika kamar disewakan, maka perhitungan keuntungan menjadi sebagai berikut.
* Penghasilan penyewaan kamar : Rp. 400.000 x 15 kamar – Rp. 2.936.500 (cicilan/perbulan) = Rp. 3.063.500 per bulan * Biaya listrik, air dan kebersihan setiap bulan Rp. 1.500.000 * Keuntungan bersih : Rp. 3.813.500 – Rp. 1.500.000 = Rp. 1.563.500
Jika harga rumah kos semakin naik setiap tahun, maka keuntungan pun semakin bertambah. Tidak sulit dan sangat menarik karena dengan uang Rp. 60.000.000, Anda mendapatkan penghasilan tetap setiap bulan sebesar Rp. 1.563.500 atau 2,6% per bulan atau sebesar 31,2% per tahun. Nah, investasi yang menarik, bukan? Mulai pilihlah lokasi untuk investasi rumah kos Anda.
(Patrik C/AS/vbn)
Sumber: http://vibiznews.com
|
|
Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,13/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>
|
|
Kamis, 26 November 2009 06:37 |
|
PT Antam Tbk melakukan pengembangan usaha dengan meluncurkan produk investasi emas murni (999,9) dalam bentuk perhiasan cincin. Peluncuran produk ini dilakukan bertepatan dengan penyelenggaraan acara "Surabaya International Jewellery Fair" di Surabaya yang akan berlangsung pada tanggal 30 Oktober sampai 2 November 2009.
Pada peluncuran perdananya ini Antam menampilkan 24 desain dari 250 desain yang telah disiapkan. Peluncuran perdana ini mengusung tema “Investasi & Gaya”. Antam berharap poduk ini dapat meningkatkan daya tarik terhadap investasi emas dan menjadi pilihan bagi masyarakat dalam melakukan investasi, khususnya investasi emas murni. Saat ini, Antam melalui Unit Bisnis Pengolahan & Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM) telah memproduksi dan melakukan perdagangan emas murni 99,99% dengan sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA). Semua produk emas yang dihasilkan oleh UBPP LM dijamin keakuratannya, sehingga dapat diperdagangkan di pasar internasional. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk dan pemesanan produk perhiasan ini dapat menghubungi customer service Antam.
Sumber: swa.co.id
|
|
|
Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,13/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>
|
|
Rabu, 04 November 2009 14:47 |
 Antusiasme Anda dalam bekerja dan berusaha memiliki tujuan mulia yakni terwujudnya kehidupan sejahtera bersama keluarga tercinta. Keberhasilan Anda dalam bekerja dan berusaha amat menentukan sejauh mana standar kualitas kehidupan keluarga Anda saat ini dan nantinya.Anda pun akan terus berupaya untuk…
|
|
Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,13/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>
|
|
Selasa, 27 Oktober 2009 23:39 |
|
Tidak terasa, kita sudah memasuki penghujung bulan Oktober. Sudah sebulan libur Lebaran terlewati dan sekarang sudah menyongsong libur Natal dan libur akhir tahun (dua bulan lagi, bersabarlah kawan-kawan). Namun dalam sukacita kita mengingat masa-masa indah liburan kemarin atau membayangkan liburan ke depan, jangan sampai kita melupakan kewajiban-kewajiban kita semua, termasuk membayar tagihan kartu kredit dari belanja kita kemarin.
Sebagian besar dari kita kemungkinan pengguna kartu kredit. Memang, selain mempermudah belanja, menggunakan kartu kredit juga dapat membantu kita secara efektif meminjam uang selama sebulan tanpa bunga, bila kita disiplin dalam membayar tagihan. Sebaliknya, bila kita tidak disiplin, beban bunga dari kartu kredit ataupun penalti dari keterlambatan pembayaran dapat 'mencekik' keuangan Anda.
Untuk mencegah hal tersebut terjadi, kiranya Klabers bisa mencamkan sejumlah poin penting berikut:
1. Disiplin dalam penggunaan: Kartu kredit bukanlah uang ekstra. Semua pembelanjaan harus kita bayarkan bulan berikutnya apabila kita ingin tetap bebas dari beban bunga. Karena itu, gunakanlah kartu kredit untuk belanja yang sudah dianggarkan saja, yang mana kita memiliki kemampuan untuk segera melunasinya.
2. Jangan tergoda promosi: Salah satu daya tarik menggunakan kartu kredit adalah seabreg promosi yang ditawarkan. Namun demikian, jangan sampai promosi ini mendorong Anda untuk berbelanja di luar kebutuhan, berapapun besar diskon yang ditawarkan. Manfaatkan promosi untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan anggaran.
3. Lunasi seluruh tagihan: Bunga kartu kredit adalah salah satu bunga tertinggi dalam sejarah perkreditan Anda. Bayangkan, dengan bunga 3% per bulan saja, bunga per tahun sudah sebesar 36%, belum memperhitungkan beban bunga yang berbunga lagi. Bila kita tidak membiasakan diri melunasi seluruh tagihan, kita dapat terjebak dalam ?~jeratan' bunga yang sulit untuk dilepaskan.
4. Perhatikan beban terkait kartu kredit: Ingat, penggunaan kartu kredit juga memiliki beban-beban yang sebelumnya mungkin tidak Anda sadari, misalnya, biaya materai dan biaya transfer via ATM. Sedapat mungkin minimalkan biaya-biaya ini dengan cara menggunakan satu kartu kredit saja dan dari bank dimana Anda memiliki tabungan/ATM untuk menghilangkan biaya transfer. Juga, ingatlah selalu tanggal jatuh tempo tagihan karena denda keterlambatan juga cukup lumayan (sekitar Rp75 ribu untuk kartu jenis gold). Bila Anda termasuk orang yang malas jalan ke ATM, aturlah supaya Anda dapat membayar lewat auto debit atau via internet. Juga, gunakan poin reward untuk membayar iuran tahunan kartu kredit.
5. Bila sudah terlanjur berutang, kurangi beban bunga secepatnya: Jika Anda sudah terlanjur berutang melebihi kemampuan membayar di bulan berikutnya, berkreasilah. Anda dapat mencoba mengurangi beban bunga yang timbul dengan cepat. Banyak penyedia kartu kredit yang menawarkan transfer balance dengan bunga 0% untuk beberapa bulan pertama. Manfaatkan tawaran ini, terutama apabila kondisi lainnya serupa (tanpa annual fee atau annual fee sama). Selain itu, lunasi beban pokok secepatnya, cobalah sampai batas kemampuan Anda. Jangan pernah melakukan pembayaran minimum jika tidak ingin menjadi hamba kreditur Anda.
Tidak sulit bukan? Sebenarnya tidak, bila Anda mau sedikit berdisiplin. Saya teringat anekdot yang mengatakan bahwa ?~salah satu perbedaan antara orang dewasa dan anak-anak adalah apakah dia membayar tagihan kartu kreditnya tepat waktu atau tidak, apakah jumlah keseluruhannya atau hanya cicilan minimum'. Maka itu, dewasalah dengan kartu kredit Anda! Gunakan dengan cerdas!
Lucky Ariesandi, CFA Perencana keuangan independent Director KeluargaCerdas123.com
Sumber: www.Okezone.com
|
|