Personal Finance

Finansial Tahan Banting

Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,13/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>   
Selasa, 19 Januari 2010 01:57

Family financial fitness adalah kebiasaan keuangan yang baik berupa tindakan secara fisik yang dilakukan untuk mengoptimalkan perencanaan keuangan keluarga. Konsep ini mempercayai bahwa pada dasarnya seseorang yang bisa berjalan lebih jauh, berlari lebih cepat, melompat lebih tinggi, bernapas lebih panjang, mempunyai peluang untuk lebih menikmati hidup.

Dia tidak mudah letih, masuk angin, pusing kepala, juga jarang kena flu. Hal ini tidak bisa dicapai begitu saja dengan makanan empat sehat lima sempurna, tetapi juga olahraga.

Olahraga bukanlah suatu keharusan, melain-kan olahraga akan melatih otot-otot tubuh yang pada akhirnya akan menunjang kinerja berbagai organ vital. Membuat kita lebih fit dan tidak cepat sakit. Bekerja mendapatkan penghasilan dan melakukan perencanaan keuangan saja tidak cukup. Itu ibaratnya makan makanan bergizi. Anda melakukan apa yang memang seharusnya Anda lakukan.

Menambahnya dengan berbagai usaha untuk meningkatkan kinerja perencanaan keuangan keluarga, itulah family financial fitness. Anda mengusahakan lebih baik dari yang seharusnya untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal. Yuk, kita mulai.

Financial fitness nomor 1 adalah menabung lebih cepat. Anda memiliki kebebasan dalam menabung dengan melakukannya pada awal, pertengahan, atau akhir bulan. Anda mungkin ingin menabung dalam jumlah sekaligus besar dengan menunggu THR atau bonus dari perusahaan. Berjanji akan menabung begitu gaji Anda naik, itu juga boleh. Yang penting menabung.

Anda perlu tahu bahwa makin lama menunda, makin jarang menabung, makin kecil kesempatan uang Anda berkembang. Makin cepat menabung makin cepat uang Anda berkembang. Kunci keberhasilan menabung bukan pada besarnya jumlah yang ditabung, tetapi melakukannya sejak dini secara rutin. Jadi berlatihlah menabung lebih cepat.

Financial fitness nomor 2 adalah menjalankan multikarier. Bekerja di perusahaan besar, memiliki gaji tinggi dan karier yang cemerlang adalah impian. Orang akan merasa aman jika memilikinya. Namun rasa aman adalah ilusi, tidak sedikit perusahaan besar kelas dunia yang bangkrut. Membuat para eksekutif sampai karyawannya kehilangan penghasilan.

Memfokuskan diri pada satu pekerjaan dan menggantung penghasilan Anda darinya, sudah cukup berat. Hanya jika Anda sanggup bekerja lebih banyak dan mengurangi waktu istirahat. Anda bisa berlatih mendapatkan dua-tiga penghasilan dari sumber yang berbeda, dan tidak perlu bergantung pada satu penghasilan saja.

Kurangi utang

Financial fitness nomor 3 adalah melunasi tagihan kartu kredit tiap bulan. Cicilan minimum payment sungguh luar biasa menggoda. Dengan membayar sejumlah kecil saja dari tagihan, Anda bisa selamat dari kejaran debt collector. Buat apa bayar kontan kalau bisa menyicil! Yang sulit adalah membiasakan diri melunasinya seluruhnya tiap bulan.

Ketika Anda mulai memanjakan diri dengan membayar minimum saja, Anda menjadi malas membayar seluruhnya. Utang Anda makin menumpuk. Sebaliknya, rajin secara rutin melunasi tagihan seluruhnya, Anda akan terbiasa untuk membatasi jumlah pembelanjaan Anda dengan kartu kredit dan terbebas dari tumpukan utang.

Financial fitness nomor 4 melunasi KPR lebih awal. Saya menyarankan orang mengambil KPR jangka panjang agar mereka sanggup membayar cicilan bulanannya. Jangka waktu KPR yang panjang juga dimaksudkan untuk memberi Anda fleksibilitas untuk memperpendek waktunya.

Anda bisa mengalokasi kelebihan rezeki anda untuk melakukan pelunasan sejumlah tertentu atau sebagian, agar saldo utang KPR Anda makin cepat berkurang. Jangan terlena dengan jangka waktu KPR yang panjang dengan cicilan ringan, tetapi bunganya tinggi. Berlatihlah secara rutin melunasi KPR lebih awal.

Financial fitness nomor 5 adalah buat daftar belanja sebelum pergi belanja. Berbelanja sangat menyenangkan. Berjalan di antara rak-rak pajang-an, melihat-lihat, memilih, menyentuhnya, dan memasukkan barang-barang ke dalam keranjang atas tas belanja Anda.

Yang terberat adalah berjalan menuju kasir dan membayar tumpukan belanjaan Anda yang menggunung. "Duh, kok bisa sebanyak ini. Padahal yang dibeli sama saja dengan bulan lalu." Anda salah ! Itu perkiraan di kepala Anda, yang akan segera dilupakan begitu sampai di pusat perbelanjaan. Tidak akan menghabiskan lebih dari 15 menit untuk membuat daftar barang apa yang akan dibeli, berapa jumlahnya yang dibutuhkan dan berapa uang yang Anda anggarkan untuk membeli barang tersebut.

Inilah daftar belanja. Membawanya akan membuat Anda lebih percaya diri dalam menolak barang-barang yang tidak termasuk dalam daftar belanja Anda. Lebih buruk lagi jika terpaksa mengembalikan barang-barang yang sudah diambil karena tidak mampu membayarnya. Daftar belanja bukanlah sesuatu yang canggih dan rumit, Anda hanya harus berlatih melakukannya secara otomatis agar terhindar dari pemborosan.

 

Gemar Menabung Dari Dini

Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,13/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>   
Rabu, 06 Januari 2010 14:50

Menabung merupakan bagian dari investasi yang paling sederhana, karenanya ada baiknya kita memperkenalkan kebiasaan menabung kepada anak sejak dini sebagai awal pembelajaran mereka tentang investasi.

Tujuan pertama adalah membiasakan anak dengan penyisihan sebagian uang untuk masa depannya. Selain itu menabung juga dapat memberikan kepada anak suatu cara untuk meraih tujuannya. Misalnya, bila sang anak menginginkan sepeda, dengan menabung dia dapat mengumpulkan uang untuk membeli sepeda.

Secara tradisional menabung dilakukan di rumah dengan menggunakan celengan. Agar gemar menabung berikan celengan yang ben-tuknya menarik dan disukai si anak. Menabung dengan menggunakan celengan memang sudah dilakukan oleh kita sejak dulu, tetapi dengan semakin berkembangnya zaman ada baiknya kita memperkenalkan bank kepada anak kita.

Tabungan anak

Dengan mengenal bank, anak akan mengetahui bahwa ada tempat lain untuk menyimpan uangnya. Sebaiknya nama pada buku tabungan adalah nama si anak, karena itu akan memberikan semangat kepadanya untuk rajin menabung. Dampingi anak Anda pada saat datang ke bank, tetapi biarkan dia melakukan penyetoran atau penarikan uang dari rekeningnya sendiri.

Pada saat membuka rekening tabungan untuk anak, biasanya bank akan menawarkan kartu ATM atau debit card. Sebaiknya untuk sementara kartu ATM atau debit card tersebut tidak diberikan kepada si anak, karena tujuan membuka rekening tabungan tersebut adalah untuk membuat anak menjadi disiplin dalam menyimpan uangnya. Apabila langsung diberikan kartu ATM atau debit card dikhawatirkan akan merusak kebiasaan menabung yang sedang kita tanamkan kepada anak.

Dengan menabung di bank kita juga dapat memberikan penjelasan kepada anak bahwa uang yang disimpan akan mengalami peningkatan karena mendapatkan bunga. Namun, dalam hal ini kita jangan terlalu mempermasalahkan bunga yang didapat dari tabungan tersebut, karena tujuan utama dari membuka rekening tabungan adalah menanamkan kebiasaan menabung pada si anak.

Tabungan anak biasanya memberikan keleluasaan seperti tidak adanya biaya administrasi, hadiah yang beragam dan bentuk menarik yang disenangi anak.

Tabungan junior

Saat ini banyak produk tabungan untuk anak yang dikeluarkan oleh bank, diantaranya adalah Tabungan Junior yang diterbitkan oleh Bank CIMB Niaga

Untuk membuka rekening Tabungan Junior dari Bank CIMB Niaga, kita harus melakukan penyetoran awal minimal Rp100.000, sedangkan untuk setoran tabungan selanjutnya minimal Rp10.000. Tabungan ini memberikan hadiah yang menarik untuk memberikan motivasi kepada anak agar rajin menabung, misalnya, dengan cara memberikan hadiah apabila saldo tabungan bertambah dalam jumlah tertentu.

Namun sedikit yang perlu diperhatikan bahwa cabang Bank CIMB Niaga belum cukup banyak terutama pada kota yang tidak besar, sehingga ada kemungkinan kita dan anak menempuh jarak yang cukup jauh untuk menabung.

Tabungan Britama Junio

Untuk membuka Tabungan Britama Junio dari Bank BRI, diperlukan dana sebesar Rp200.000. Jika orang tua belum mempunyai Tabungan Britama maka diperlukan dana Rp1 juta, dimana pembagiannya Rp800.000 untuk membuka rekening Tabungan Britama milik orang tua dan Rp200.000 untuk membuka Tabungan Junio miliki si anak. Tabungan Britama Junio juga diikutkan dalam undian Untung Beliung Britama.

Bank BRI dikenal sebagai bank yang banyak memiliki cabang sampai ke pelosok daerah, sehingga besar kemungkinan menemukan kantor cabang yang jaraknya cukup dekat dengan kediaman.

Tabungan apapun yang kita pilih sebagai sarana memperkenalkan bank pada anak yang terpenting adalah disiplin dalam menabung. Karena dengan begitu si anak akan menjadi terbiasa menabung. Selain itu orang tua harus memberikan teladan dalam menabung. Karena bila orang tua boros dalam belanja maka tentu anak akan menirunya. Oleh karena itu ada baiknya juga orang tua mencontohkan hidup hemat dan memiliki kebiasaan menabung.

Selamat menabung ya!

 

2010 Kartu Kredit Ngga Perlu digesek, Lebih Aman

Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,13/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>   
Jumat, 25 Desember 2009 08:46
Bank Indonesia mengumumkan, mulai bulan depan tak ada lagi istilah penggesekan kartu kredit.

Pasalnya, semua kartu kredit tak lagi menggunakan teknologi magnetic stripe atau strip magnetik. "Semua akan berteknologi chip," kata Kepala Biro Pengembangan dan Kebijakan Sistem Pembayaran Direktorat Akunting dan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Aribowo kepada Kontan, Selasa (22/12/2009) di kantornya, Gedung BI.

Teknologi chip ini, kata Aribowo, membuat kebiasaan lama menggesek kartu kredit akan hilang. Sebab, dengan teknologi chip, kartu kredit harus dimasukkan sedemikian rupa pada mesin khusus pembaca identitas chip bernama electronic data capture (EDC).

Menurut Aribowo, salah satu tujuan penerapan kartu kredit berteknologi chip adalah mencegah perusakan dan pemalsuan kartu alias fraud. "Teknologi ini bisa mengurangi terjadinya fraud transaksi pada kartu kredit," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Muhammad Helmi berpendapat, masyarakat akan menyambut gembira inovasi ini. "Pada akhirnya nanti, tidak ada lagi fraud transaksi kartu kredit," katanya.

Namun, Helmi menambahkan, fraud aplikasi masih akan menjadi pekerjaan rumah BI dan penerbit kartu kredit. Salah satu penyebabnya adalah pemalsuan identitas. "Solusinya adalah penguatan pada database dan peningkatan sistem di mana KTP tak lagi bisa dipalsukan atau kepemilikan lebih dari satu KTP," imbuh Helmi. (Andri Indradie/Kontan)
 

Akhirnya Emas Turun Juga

Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,13/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>   
Selasa, 22 Desember 2009 13:25

Harga emas di pasar internasional turun ke bawah level 1.100 dollar AS seiring dengan menguatnya dollar AS.

Di New York Mercantile Exchange, Senin (21/12/2009) waktu setempat, kontrak emas pengiriman Desember ditutup pada 1.095,40 dollar AS per troy ounce, lebih rendah dibandingkan harga Jumat pekan lalu di posisi 1.110,80 dollar AS.

Sementara itu, untuk pengiriman Februari, harga logam mulia ini melorot hingga 15,50 dollar AS atau hampir 1,4 persen ke level 1.096 dollar AS per ounce. Terakhir, harga emas di bawah 1.100 dollar AS adalah tanggal 6 November 2009.

Di Hongkong, pada perdagangan Selasa pagi, emas dibuka melemah di posisi 1.094,00-1.095,00 dollar AS per ounce, turun dibandingkan kemarin pada 1.113,00-1.114,00 dollar AS.

 

Sumber: Kompas.com

 

10 Tips Menabung

Ditulis oleh <a href="http://detiker.com/component/option,com_comprofiler/Itemid,13/task,userProfile/user,88/">arinosan</a>   
Senin, 14 Desember 2009 19:42
Kebiasaan menabung orang Indonesia ternyata dari tahun ke tahun tidak berubah.  Hanya 47 persen orang Indonesia yang sudah mulai menabung, serta hanya 29 persen yang taat kepada anggaran belanja yang dibuatnya. Demikian hasil Citi Financial Quotient Survey (Survey Kecerdasan Finansial) yang dilakukan setiap tahun.

Sebagai bagian untuk mengedukasi finansial bagi masyarakat Indonesia, Citi telah menayangkan program Uang Anda selama tiga tahun terakhir ini. Menurut Vice President Corporate Affairs Head Citibank N.A Sonitha Poernomo,  pemirsa memberikan tanggapan positif dengan memberikan pertanyaan via email telah mencapai jumlah 150 email.

Dari pertanyaan yang masuk selama tiga tahun terakhir, sebut Sonitha, pertanyaan yang paling umum dan sering adalah:
Bagaimana saya bisa menabung dengan pendapatan yang pas-pasan?
Bagaimana cara berinvestasi? Apa yang paling menguntungkan?
Bagaimana memulai usaha dan usaha apa yang paling cocok untuk saya?

Menurutnya, ada 10 cara mudah menabung:

1. CATAT KEBIASAAN ANDA DALAM SEBULAN
Anda tidak perlu kaya raya untuk bisa menabung. Sebenarnya menabung itu sangat mudah, selama pengeluaran Anda lebih kecil dari pendapatan. Sebelum Anda memutuskan untuk menghemat pengeluaran yang mana, Anda harus tahu bagaimana kebiasaan Anda dalam mengeluarkan uang setiap bulannya.

Untuk itu cobalah mulai bulan depan untuk mencatat pengeluaran harian, mingguan dan bulanan. Gunakan buku kecil yang mudah dibawa kemana-mana. Jangan kaget kalau ternyata kebiasaan ngopi yang hanya Rp 25.000 per minggu, sebenarnya bisa mencapai Rp 2 juta setahun. Jika Anda menemukan hal-hal seperti ini, maka berhematlah dengan cara membuat kopi sendiri atau biasakan membawa botol air minum kemanapun Anda pergi. Begitu juga dengan pengeluaran yang lain, untuk beli baju tunggu saja waktu ada SALE dan tentukan batas anggaran yang bisa digunakan saat belanja.

2. SISIHKAN UANG UNTUK ANDA PRIBADI
Kunci kesuksesan menabung adalah untuk menyisihkan uang di awal, sebelum pembayaran hal-hal lain seperti membayar listrik, air dan cicilan. Tentukan tujuan jangka panjang dan secara reguler tabunglah uang Anda dalam tabungan ataupun investasi.

Jika Anda terbiasa untuk berbelanja dan baru berusaha menabung setelah ada sisa uang di akhir bulan, maka umumnya sisa uang yang ada di rekening Anda tidak banyak.

Jangan beri kesempatan untuk boros, siapkan dana hari tua, dana darurat, dan dana kuliah dengan cara automatic transfer. Setiap akhir bulan Anda akan merasa senang bahwa Anda sudah menyimpan sesuatu untuk masa depan.

3. TENTUKAN TANGGAL
Jika Anda mendapat gaji bulanan maka tidak akan bermasalah untuk menentukan tanggal untuk menyisihkan dana, tapi bagi Anda yang menerima upah/gaji tiap dua minggu, maka tentukan satu dari dua tanggal tersebut untuk menyisihkan dana yang akan ditabung. Jika Anda wirausahawan, tentukan tanggal di tengah bulan di saat Anda tidak membayar tagihan-tagihan.

4. BAYARLAH UTANG ANDA
Segera melunasi utang adalah salah satu cara terbaik untuk mempercepat Anda dalam menabung. Hal ini disebabkan karena bunga pinjaman lebih tinggi dari bunga tabungan.

5. JAGA TERUS DISIPLIN ANDA
Setelah utang terbayar, maka teruslah sisihkan dana setiap bulannya ke tabungan, bahkan lebih baik lagi jika tersedia penarikan otomatis untuk dimasukkan ke investasi.

6. MOTIVASI DIRI ANDA UNTUK MENCAPAI HASIL YANG BESAR
Tentukan apa yang Anda inginkan (Sofa Baru, Paket Liburan Keluarga, Home Theatre) dan ketahui berapa jumlah dana yang dibutuhkan, kemudian tentukan cara yang realistis seperti menabung reguler selama enam bulan.

Letakkan gambar yang menunjukkan apa yang Anda impikan di meja kerja, kamar ataupun dompet agar Anda selalu ingat tujuan Anda menabung. Jadi tiap kali ada godaan diskon ataupun SALE di mal, Anda tidak mudah tergoda.

7. BUKA REKENING YANG TIDAK BISA ANDA SENTUH
Untuk pembelian dengan jumlah yang lebih besar, seperti down payment untuk rumah atau mobil, menabunglah perlahan dengan memanfaatkan deposito. Rekening ini umumnya memiliki tingkat bunga lebih tinggi daripada tabungan biasa, dan jangka waktu yang periodenya telah ditentukan. Dengan demikian Anda tidak dapat menyentuhnya saat ada godaan untuk berbelanja, namun tetap dapat dicairkan saat terjadi keadaan darurat.

8. GUNAKAN CELENGAN ATAU TOPLES UNTUK KOIN ANDA
Uang dalam bentuk koin sering dianggap tidak penting, padahal jika dikumpulkan sesuai dengan pepatah “sedikit sedikit lama lama menjadi bukit” Di saat toples atau celengan penuh bisa menambah jumlah tabungan Anda atau dapat digunakan untuk kebutuhan seperti membeli buku tulis anak, hadiah kecil dan lain-lain.

9. KANTONGI BONUS & KEJUTAN LAINNYA
Setiap kali Anda menerima bonus atau hadiah dalam bentuk tunai, langsung masukkan ke rekening tabungan. Uang ini bukan bagian dari penghasilan reguler Anda, sehingga  jangan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari Anda dan simpanlah. Jika Anda memiliki utang, gunakanlah dana ini untuk melunasi utang Anda.

10. BIASAKAN HIDUP HEMAT
Terdapat banyak cara untuk berhemat tanpa harus menderita. Bawalah makanan dan air minum dari rumah, gunakan transportasi umum, berhenti merokok, berlibur di saat yang tidak padat (low season), manfaatkan diskon agar memperoleh barang yang Anda “butuhkan” dengan lebih murah, dan masih banyak lagi.



Editor: Edj
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 6

Login

CB Login

 

Who's The Star

Manusia-Manusia Terkaya di Hongkong 2010

Majalah Forbes kembali memperbarui survei mereka mengenai orang terkaya di Hongkong. Majalah Forbes Asia melaporkan Li Ka-Shing yang juga Chairman Cheung Kong Holding Ltd sebagai orang terkaya dengan ...

Who's The Star | Jumat, 5 Februari 2010

Build Your Dream (BYD) : Wang Chuanfu

Tanpa kapital berarti, hanya dalam 14 tahun Wang Chuanfu mampu mengibarkan diri jadi orang terkaya di Cina. Apa yang membuatnya dikagumi sebagai kombinasi Thomas Edison dan Jack Welch sehingga seorang...

Who's The Star | Kamis, 21 Januari 2010

Marni: Pengrajin Sulam Usus Lampung

Manusia berhak mengubah nasib masing-masing. Jalan menyulam dipilih Marni Nazarudin (39) pada 2005 dan mengantarkan dirinya menjadi perajin sulaman usus, kerajinan kain khas Lampung, yang terbilang su...

Who's The Star | Senin, 18 Januari 2010

feed image