Pick Your Own Berry |
| Minggu, 08 Maret 2009 01:31 | |||||
Asyik saatnya yang ditunggu-tunggu nih, biasanya dipertengahan summer sekitar bulan Juli saatnya buah-buahan khas summer merajai pasaran. Siapa sih yang bisa nolak manisnya cherry, peach, nectarine, strawberry, blueberry, plum dan bermacam buah-buahan khas summer dinegara yang mempunyai 4 musim ini. Nah kebetulan disekitar Vancouver seperti didaerah Richmond, Surrey, Langley, dan Mapleridge yang masih termasuk dalam Vancouver lower mainland akan gampang kita temui farm-farm untuk jenis-jenis buah-buahan summer. Biasanya sih berkisar antara strawberry, blueberry, raspberry dan blackberry. Memang daerah-daerah tersebut di Vancouver terkenal sebagai daerah penghasil Blueberry untuk propinsi BC. Sementara buah-buahan lain seperti cherry, plum, peach, nectarine dan apple biasanya terdapat didaerah Okanagan Valley yang lumayan jauh deh dari Vancouver (di koki jadul saya pernah bercerita tentang pusat buah2an dan vineyard di Okanagan Valley yang juga masih termasuk propinsi BC). Sudah menjadi salah satu hobi saya semenjak saya tinggal disini paling senang menunggu saat datangnya musim panen strawberry dan blueberry. Disini terdapat farm yang terbuka bagi umum dimana kita dapat memetik sendiri buah2an berry tersebut langsung dari pohonnya baru setelah itu ditimbang untuk mengetahui berapa harga yang harus kita bayar (diIndonesia juga sudah ada kan yang seperti ini). So karena saat panennya singkat jadi saya sudah mulai rajin deh ngecek-ngecek kapan farm tersebut dibuka untuk umum. Biasanya mereka mengiklankannya dikoran local ataupun internet dan juga dari mulut kemulut. Yang ketiban sial sih sisuami tercinta dia mau nggak mau harus ngikutin istrinya yang norak kegirangan seperti anak kecil ditengah-tengah kebun buah tersebut. Ohya biasanya kita membawa bucket ataupun bowl plastic (tidak diizinkan menggunakan kantong plastic karena buah2an berry yang cute and supersensitive itu akan rusak bila dimasukkan langsung kekantong plastik. Biasanya harga buah yang kita petik langsung ini lebih murah dibandingkan harga buah yang sudah ada ditoko, ya iyalah secara metiknya cape euy mana harus drive rada jauh untuk menuju farm ditambah lagi amboi berpanas-panas diterik matahari kulit seketika berubah jadi tan seakan berjemur dipantai hehe…Biasanya farm-farm ini buka dari jam 9.00 pagi sampai jam 3.00 sore agak beda-beda dikit deh antara satu farm dengan yang lain. So kebayang dong matahari summer yang panasnya aduh mak ampyun minta tolong sementara kita asyik-asyik jongkok bangun metikin sibuah yang ranum-ranum. Bukan hanya saya aja loh, ada banyak orang yang menyukai hal ini (termasuk suami kali yah, nggak tau juga sih sidia suka karena emang suka atau karena terpaksa hehe…tapi dia juga kelihatan girang kok apalagi kalau nemuin buah yang ranum-ranum. Soalnya terus terang kita harus pinter-pinter cari bagian mana dari farm yang belum dijamah sama pemetik lain or else kita bakalan dapat sisa-sisa dari petikan orang lain. Kenapa saya bela-belain metik sendiri dibanding gampang aja tinggal beli ditoko, karena buah-buah berry yang kita petik sendiri rasanya lain, swear deh beneran fresh, crunchy dan bebas milih maunya kan yang gede-gede dan sudah matang pohon. Dan hal metik memetik ini mengingatkan saya akan masa kecil saya dulu diIndonesia. Dulu paling senang disaat pohon jambu, rambutan atau mangga depan rumah sedang berbuah lebat, uhhh nggak sabar langsung manjat dan hinggap disalah satu ranting sambil sibuk metik dan makan buah2an itu tanpa ingat buat dicuci dulu hehe tenang zaman dulukan nggak pake pestisida. Kebetulan saya dan kakak-kakak walaupun kebanyakan perempuan tapi jangan ditanya urusan manjat memanjat nomer satu deh. Apalagi kebetulan orangtua saya dulu punya usaha perkebunan dan peternakan kecil, wah libur sekolah akibat ngebantuin para pekerja panen komoditi yang pada saat itu siap dipanen deh, oh indeed a sweet memory for me. Sampai sekarang hal-hal itu tetap menancap tajam dibenak saya, membuat saya selalu kegirangan disaat melihat deretan pohon2 buah itu semarak dengan buahnya yang siap petik. Makanya it’s a must buat saya and suami datangin farm-farm itu benar-benar relaxing and enjoying moment (mungkin aneh yah buat orang kebanyakan, wong kepanasan dan cape jongkok bangun malahan senang hehe..). Malahan nih saya punya teman yang saya panggil tante disini, nah sitante kebetulan mempunyai pohon apel, pohon anggur yang merambat sampai digentengnya dan pohon plum dibelakang rumahnya. Saya selalu minta sama sitante supaya saya yang metikin buah-buahan itu untuknya, biasanya dia akan telp saya Dch udah bisa dipetikin tuh apel dan anggurnya. Eh jangan ditanya rasa apel dan anggurnya kecuttt cut nggak tahu kenapa, biasanya sih applenya dibuat manisan, asinan atau apple crumble sementara anggurnya bisa dijadiin sambal (sebagai pengganti blimbing wuluh) atau saya masukkan dalam curry, enak lho asem-asem segar jadinya. Eh back to topic saya ingat nih mungkin kokiers yang diIndonesia masih bingung kek gimana sih pohon blueberry itu? (kalau strawberry kan sudah banyak yah). Mangkanya acara metik-metik kali ini saya sengaja bawa kamera buat jeprat jepret. Biasanya setelah dapat strawberry dan blueberry ini selain dimakan fresh sengaja juga saya buat selai dan syrup. Lumayan bisa tahan sampai winter nanti. Mungkin kokiers bilang ihh kerajinan bener sih, emang iya selai atau jam dan syrup homemade itu lebih enak loh karena kita bisa kurangi kadar gulanya jadi nggak terlalu manis juga nggak pakai pengawet dan pectin, jadi asli hanya dari buah asli pokoknya asli deh asli bikinan siDch hehe… Ok kokiers selamat menikmati foto-foto berry tersebut, hehe fotonya aja yah, aslinya nggak bisa dikirimin. As always banyak cinta dan banyak berry buat semua. Penulis : Dch - Kanada Sumber : Kompas Community
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
Login
CB Login
Who's The Star
Manusia-Manusia Terkaya di Hongkong 2010Majalah Forbes kembali memperbarui survei mereka mengenai orang terkaya di Hongkong. Majalah Forbes Asia melaporkan Li Ka-Shing yang juga Chairman Cheung Kong Holding Ltd sebagai orang terkaya dengan ... Who's The Star | Jumat, 5 Februari 2010 |
Build Your Dream (BYD) : Wang ChuanfuTanpa kapital berarti, hanya dalam 14 tahun Wang Chuanfu mampu mengibarkan diri jadi orang terkaya di Cina. Apa yang membuatnya dikagumi sebagai kombinasi Thomas Edison dan Jack Welch sehingga seorang... Who's The Star | Kamis, 21 Januari 2010 |
Marni: Pengrajin Sulam Usus LampungManusia berhak mengubah nasib masing-masing. Jalan menyulam dipilih Marni Nazarudin (39) pada 2005 dan mengantarkan dirinya menjadi perajin sulaman usus, kerajinan kain khas Lampung, yang terbilang su... Who's The Star | Senin, 18 Januari 2010 |
Asyik saatnya yang ditunggu-tunggu nih, biasanya dipertengahan summer sekitar bulan Juli saatnya buah-buahan khas summer merajai pasaran. Siapa sih yang bisa nolak manisnya cherry, peach, nectarine, strawberry, blueberry, plum dan bermacam buah-buahan khas summer dinegara yang mempunyai 4 musim ini.
Bukan hanya saya aja loh, ada banyak orang yang menyukai hal ini (termasuk suami kali yah, nggak tau juga sih sidia suka karena emang suka atau karena terpaksa hehe…tapi dia juga kelihatan girang kok apalagi kalau nemuin buah yang ranum-ranum. Soalnya terus terang kita harus pinter-pinter cari bagian mana dari farm yang belum dijamah sama pemetik lain or else kita bakalan dapat sisa-sisa dari petikan orang lain.
Sampai sekarang hal-hal itu tetap menancap tajam dibenak saya, membuat saya selalu kegirangan disaat melihat deretan pohon2 buah itu semarak dengan buahnya yang siap petik. Makanya it’s a must buat saya and suami datangin farm-farm itu benar-benar relaxing and enjoying moment (mungkin aneh yah buat orang kebanyakan, wong kepanasan dan cape jongkok bangun malahan senang hehe..). Malahan nih saya punya teman yang saya panggil tante disini, nah sitante kebetulan mempunyai pohon apel, pohon anggur yang merambat sampai digentengnya dan pohon plum dibelakang rumahnya. Saya selalu minta sama sitante supaya saya yang metikin buah-buahan itu untuknya, biasanya dia akan telp saya Dch udah bisa dipetikin tuh apel dan anggurnya. Eh jangan ditanya rasa apel dan anggurnya kecuttt cut nggak tahu kenapa, biasanya sih applenya dibuat manisan, asinan atau apple crumble sementara anggurnya bisa dijadiin sambal (sebagai pengganti blimbing wuluh) atau saya masukkan dalam curry, enak lho asem-asem segar jadinya.
Eh back to topic saya ingat nih mungkin kokiers yang diIndonesia masih bingung kek gimana sih pohon blueberry itu? (kalau strawberry kan sudah banyak yah). Mangkanya acara metik-metik kali ini saya sengaja bawa kamera buat jeprat jepret. Biasanya setelah dapat strawberry dan blueberry ini selain dimakan fresh sengaja juga saya buat selai dan syrup. Lumayan bisa tahan sampai winter nanti. Mungkin kokiers bilang ihh kerajinan bener sih, emang iya selai atau jam dan syrup homemade itu lebih enak loh karena kita bisa kurangi kadar gulanya jadi nggak terlalu manis juga nggak pakai pengawet dan pectin, jadi asli hanya dari buah asli pokoknya asli deh asli bikinan siDch hehe… 
