Emirates Tambah Penerbangan ke Timur Tengah |
| Jumat, 30 Januari 2009 08:01 | |||||
|
Mulai bulan Februari 2009 maskapai penerbangan yang berbasis di Dubai, Emirates akan menambah frekuensi penerbangannya ke Riyadh dan Jeddah. Penambahan ini ini merupakan kelanjutan dari penambahan frekuensi penerbangannya ke Damaskus pada Desember 2008 lalu dari Sembilan penerbangan seminggu menjadi 11 penerbangan setiap minggunya. ” Kehadiran Emirates di Timur Tengah menandai pertumbuhannya yang cepat dan konsisten sejak beroperasi secara global pada 1985,” ujar Adnan Kazim, Wakil Presiden Senior Operasi Komersial Emirates di wilayah Teluk, Timur Tengah dan Iran.
Saat ini Emirates melayani 14 kota tujuan di Timur Tengah dengan 180 penerbangan setiap minggunya. Pada minggu pertama Februari, Emirates akan menambah jadwal penerbangannya ke tiga kota di wilayah tersebut-satu layanan penerbangan tambahan ke Riyadh, dua layanan penerbangan ke Amman dan satu layanan penerbangan tambahan ke Jeddah. Layanan penerbangan baru ini akan menyediakan akses yang lebih luas dan memfasilitasi arus perdagangan antara Timur Tengah dan pasar-pasar penting di Eropa, Afrika, Sub-Kontinen India, Timur Jauh dan Australia.
Sumber: bisnis.com
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
Login
CB Login
Who's The Star
Manusia-Manusia Terkaya di Hongkong 2010Majalah Forbes kembali memperbarui survei mereka mengenai orang terkaya di Hongkong. Majalah Forbes Asia melaporkan Li Ka-Shing yang juga Chairman Cheung Kong Holding Ltd sebagai orang terkaya dengan ... Who's The Star | Jumat, 5 Februari 2010 |
Build Your Dream (BYD) : Wang ChuanfuTanpa kapital berarti, hanya dalam 14 tahun Wang Chuanfu mampu mengibarkan diri jadi orang terkaya di Cina. Apa yang membuatnya dikagumi sebagai kombinasi Thomas Edison dan Jack Welch sehingga seorang... Who's The Star | Kamis, 21 Januari 2010 |
Marni: Pengrajin Sulam Usus LampungManusia berhak mengubah nasib masing-masing. Jalan menyulam dipilih Marni Nazarudin (39) pada 2005 dan mengantarkan dirinya menjadi perajin sulaman usus, kerajinan kain khas Lampung, yang terbilang su... Who's The Star | Senin, 18 Januari 2010 |

